Pernahkah kamu melihat ikan kecil yang memiliki tubuh transparan? namun ternyata ikan ini masih jarang diketahui dan dipelihara oleh penghobi ikan hias. Ikan ini unik, Tubuhnya transparan. Gerakannya tenang, dan pastinya harganya murah, pas dikantong buat kamu yang lagi cari ikan murah tapi kece. Mereka hidup berkelompok dengan sangat rapi. Inilah Pristella Tetra.
kita akan membahas ikan Pristella Tetra secara lengkap. Bukan hanya perawatannya,
tetapi juga fakta biologis, perilaku tersembunyi,
hingga informasi langka yang jarang dibahas.
Pristella Tetra memiliki nama ilmiah Pristella maxillaris. Ikan ini berasal dari perairan Amerika Selatan, khususnya wilayah Amazon dan Orinoco Basin. Di dunia internasional,
Pristella tetra juga dikenal dengan nama X-Ray Tetra. Julukan ini muncul bukan tanpa alasan.
Tubuh Pristella bersifat semi-transparan, sehingga pada kondisi tertentu,
kita bisa melihat struktur tulang dan organ dalamnya. Fenomena ini menjadikan Pristella
bukan hanya menarik sebagai ikan hias,
tetapi juga bernilai tinggi dalam dunia penelitian biologi. Di alam liar, Pristella tetra hidup di perairan yang tenang.
Seperti sungai berarus lambat, anak sungai,
dan rawa musiman yang dipenuhi vegetasi air.
Air di habitat aslinya biasanya berwarna kecoklatan,
akibat daun-daun kering yang terurai. Kondisi air ini dikenal sebagai blackwater. dengan pH cenderung asam hingga netral. Namun Pristella tetra termasuk ikan yang sangat adaptif atau mudah beradaptasi. Ia bahkan mampu bertahan
di air dengan kadar garam sangat rendah.
atau yang biasa kita sebut air payau ringan.
Kemampuan ini sangat jarang dimiliki tetra lain.
Secara fisik, Pristella Tetra memiliki tubuh kecil dan ramping. Ukuran ikan dewasa rata-rata
berkisar antara 4 hingga 5 sentimeter saja. Jadi buat kamu yang punya akuarium kecil ga perlu khawatir deh. Sirip punggung, sirip perut, dan sirip analnya berwarna kuning cerah, dengan garis hitam yang tegas. Warna inilah yang membuat Pristella tampak elegan saat berenang berkelompok. Selain itu,
pristella Tetra juga memiliki varian berwarna putih polos alias albino. Ikan pristella Tetra albino ini juga tampak cantik menghiasi akuarium kamu.
Bahkan kini, dengan rekayasa genetika, ikan pristella Tetra pun ada yang versi glofish. Pristella Tetra glofish ini memiliki warna tubuh cerah berwarna warni yang bisa berpendar dibawah sinar Ultraviolet. Jadinya jenis ikan pristella Tetra ini makin beragam.
Untuk perbedaan kelamin, ikan betina biasanya memiliki tubuh lebih bulat, terutama saat matang telur. Terlihat jelas bulatan dibagian perutnya.
Sedangkan jantan, tubuhnya lebih ramping
dan terlihat lebih gesit.
Pristella Tetra dikenal sebagai ikan yang sangat damai. Ia tidak agresif. Tidak teritorial.
Dan sangat cocok untuk akuarium komunitas. Artinya kamu ga perlu khawatir mencampurkan ikan ini dengan ikan yang lebih kecil seperti ikan guppy.
Namun perlu diingat, Pristella Tetra adalah ikan schooling sejati.
Jadi baiknya, kamu harus memelihara ikan ini dalam kelompok. Minimal enam ekor.
Namun idealnya sepuluh hingga lima belas ekor.
Dalam kelompok besar, Pristella akan berenang lebih tenang, lebih kompak, dan warnanya tampak lebih hidup.
Di alam, pola berenang serempak ini
berfungsi sebagai mekanisme pertahanan
dari predator.
Di habitat aslinya, Pristella bukan sekadar ikan kecil biasa.
Ia berperan sebagai pemakan mikroorganisme,
larva serangga, dan plankton kecil. Namun untuk pemeliharaan di akuarium, kamu bisa memberi makan ikan ini dengan pelet ikan.
Pada saat yang sama, Pristella juga menjadi
makanan alami bagi ikan predator yang lebih besar.
Dengan kata lain. Pristella Tetra adalah bagian penting
dari keseimbangan ekosistem perairan Amazon.
Untuk memelihara Pristella Tetra dengan optimal, akuarium minimal berukuran 60 sentimeter
sudah cukup untuk satu kelompok kecil.
Tambahkan tanaman air hidup, kayu apung,
dan daun ketapang kering untuk menciptakan suasana alami. Pencahayaan sebaiknya tidak terlalu terang.
Karena cahaya berlebih bisa membuat warna ikan tampak pucat.
Pristella Tetra adalah omnivora mikro. Ia bisa memakan flake food, micro pellet, artemia, daphnia, dan cacing sutra.
Variasi pakan akan membuat warna siripnya lebih cerah, dan daya tahan tubuhnya meningkat.
Dengan perawatan yang baik, Pristella Tetra bisa hidup selama empat hingga enam tahun.
Ikan ini tergolong jarang sakit dan relatif tahan stres.
Itulah sebabnya, Pristella Tetra sangat direkomendasikan untuk pemula.
Pristella tetra termasuk ikan
yang relatif mudah diternakkan.
Saat siap kawin, ikan betina akan tampak sangat bulat, khususnya dibagian perut.
sementara jantan akan aktif mengejar ikan betina. Kamu bisa mencoba memijahkan ikan ini. Sediakan akuarium pemijahan dan masukan kedua indukan. Jangan lupa beri tanaman air untuk tempat menempelkan telur.
Pemijahan biasanya terjadi di pagi hari. Kamu bisa cek di dasar akuarium dan di tanaman air, apakah berserakan telur? Kamu juga bisa lihat perut induk betina. Jika sudah kempes berarti sudah memijah. Jika sudah memijah, kamu bisa angkat kedua indukan, dan biarkan telur menetas.
Telur akan menetas dalam waktu 24 hingga 36 jam. Burayak ikan pristella tetra bisa kamu beri pakan halus berupa artemia ataupun kutu air halus. Setelah anakan sudah agak besar, bisa kamu beri pakan jentik nyamuk atau cacing sutera agar pertumbuhan lebih cepat.
Jika kamu mencari ikan yang mudah dirawat,
damai, dan pas dikantong.
maka Pristella Tetra adalah pilihan yang sangat tepat.



0 Response to "Pristella Tetra – Ciri, Perawatan, dan Alasan Ikan Ini Wajib Dipelihara"
Posting Komentar