Kalau kamu pikir ikan hias cuma soal warna, tunggu sampai kamu benar-benar mengenal ikan yang satu ini. Bentuknya anggun, gerakannya tenang, tapi ternyata punya sifat teritorial dan sejarah panjang dari alam liar.
Inilah ikan manvis, si angelfish air tawar yang jadi primadona akuarium di seluruh dunia.
Ikan manvis, atau yang lebih dikenal dengan angelfish air tawar, memiliki nama ilmiah Pterophyllum.
Ikan ini berasal dari keluarga Cichlidae, keluarga ikan yang terkenal cerdas, aktif, dan punya perilaku sosial yang unik. ikan manvis berasal dari Amerika Selatan, khususnya wilayah Sungai Amazon, Orinoco, dan beberapa sungai besar lainnya.
Mereka hidup di perairan yang tenang, penuh tanaman air, akar pohon, dan arus yang relatif lambat. Bentuk tubuhnya yang pipih dan tinggi bukan tanpa alasan.
Bentuk ini membantu ikan manvis bersembunyi di antara tanaman air dari predator, sekaligus memudahkan mereka bermanuver di perairan sempit. Salah satu daya tarik utama ikan manvis adalah siripnya yang panjang dan menjuntai, membuatnya terlihat seperti “malaikat” yang sedang melayang di air, itulah asal nama angelfish.
Ciri fisik utama ikan manvis yaitu memiliki Tubuh pipih dan tinggi, Sirip dorsal dan anal panjang. Gerakan renang anggun dan tenang. Ukuran dewasa bisa mencapai 15 cm, panjang dan 20–25 cm tinggi, Warna manvis sangat beragam, mulai dari perak, hitam, marmer, hingga kombinasi warna eksotis hasil budidaya.Secara alami, ada tiga spesies utama angelfish air tawar:
1. Pterophyllum scalare, ikan manvis ini paling umum dan paling sering dipelihara.
2. Pterophyllum altum, memiliki tubuh lebih tinggi, lebih sensitif, dan harganya termasuk mahal.
3. Pterophyllum leopoldi. Ikan manvis ini memiliki ukuran lebih kecil dan jarang ditemukan ditoko toko ikan hias terdekat.
Sedangkan dalam dunia budidaya, muncul banyak varietas populer seperti: Manvis Silver, Manvis Koi, Manvis Black, Manvis Marble, Manvis Albino. Setiap jenis punya corak dan karakter yang berbeda, tapi tetap memiliki sifat dasar yang mirip. Meskipun terlihat kalem, ikan manvis sebenarnya cukup teritorial, terutama saat sudah dewasa atau sedang bertelur.
Beberapa sifat khas ikan manvis yaitu mereka Cenderung damai saat masih kecil, tapi Bisa agresif saat mereka dewasa. Ikan manvis Sangat protektif terhadap telur. Cerdas dan bisa mengenali lingkungan. Karena itu, manvis sebaiknya dipelihara dengan ikan yang ukurannya seimbang dan tidak terlalu agresif. Agar ikan manvis tumbuh sehat, kondisi air harus mendekati habitat aslinya. Parameter air ideal untuk ikan manvis. Suhu antara 26–30°C. pH: 6,0–7,0. Mereka menyukai Air bersih dan stabil. Usahakan Arus tidak terlalu kuat.
Akuarium sebaiknya tinggi, karena manvis lebih membutuhkan ruang vertikal daripada horizontal. Ikan manvis termasuk omnivora, artinya mereka makan tumbuhan dan hewan kecil. Di alam liar, mereka biasa makan Serangga kecil, Larva, Krustasea kecil. Di akuarium, manvis bisa kamu beri pakan Pelet berkualitas tinggi, Cacing beku, Artemia, Bloodworm. Pemberian pakan sebaiknya 2–3 kali sehari dalam porsi kecil agar air tetap bersih.
Salah satu hal menarik dari ikan manvis adalah cara berkembang biaknya yang unik. Ikan Manvis bertelur di permukaan datar seperti Daun tanaman, Batu pipih, Kaca akuarium. Induk jantan dan betina akan bekerja sama menjaga telur, mengipasi telur dengan sirip agar tetap mendapat oksigen.
Ini adalah salah satu perilaku parenting paling menarik di dunia ikan hias. Telur biasanya menetas dalam waktu 2–3 hari, dan burayak akan berenang bebas setelah sekitar seminggu. Ikan manvis termasuk ikan cerdas di keluarga Cichlidae.
Mereka bisa Mengenali wajah dan gerakan pemiliknya, mereka Bereaksi berbeda antara orang asing dan orang yang biasa memberi makan. Makanya banyak pemilik bilang manvis “menyambut” saat kita mendekat ke akuarium. Oh ya, Manvis bisa membentuk pasangan tetap (monogami) untuk jangka waktu lama, bahkan bertelur berulang kali dengan pasangan yang sama.
Kalau pasangannya mati, manvis bisa Stres. Tidak mau kawin lagi dalam waktu lama. Cukup emosional untuk ukuran ikan.Induk manvis akan memakan telurnya sendiri jika Telurnya terinfeksi jamur, Lingkungan tidak aman, Induk masih terlalu muda. Tujuannya bukan gagal jadi orang tua, tapi menghemat energi untuk pemijahan berikutnya.
Berbeda dengan ikan schooling seperti neon tetra, manvis Bisa stres di akuarium terlalu padat. Tidak nyaman dengan gerakan cepat di sekitarnya. Itulah sebabnya manvis terlihat “murung” kalau akuarium terlalu ramai. Ikan manvis bukan sekadar ikan hias biasa. Di balik gerakannya yang anggun, tersimpan karakter kuat, kecerdasan, dan perilaku alami yang menakjubkan. Entah kamu pemula atau penghobi lama, manvis selalu punya daya tarik yang bikin kita betah berlama-lama menatap akuarium.
Berbeda dengan ikan schooling seperti neon tetra, manvis Bisa stres di akuarium terlalu padat. Tidak nyaman dengan gerakan cepat di sekitarnya. Itulah sebabnya manvis terlihat “murung” kalau akuarium terlalu ramai. Ikan manvis bukan sekadar ikan hias biasa. Di balik gerakannya yang anggun, tersimpan karakter kuat, kecerdasan, dan perilaku alami yang menakjubkan. Entah kamu pemula atau penghobi lama, manvis selalu punya daya tarik yang bikin kita betah berlama-lama menatap akuarium. Oke deh, cukup sekian dulu pembahasan kita tentang ikan manvis. Semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan sobat mengenai ikan manvis ini. Sepertinya





0 Response to "Merawat dan Menernakan Ikan Manvis"
Posting Komentar