Friday, 7 December 2018

Ternak Udang Hias Paling Mudah ala Newbie

Apa kabar sobat ikan hias? di postingan kali ini saya ingin berbagi pengalaman bagaimana menernakan udang hias dengan mudah ala newbi.

Bagi pecinta ikan hias tentunya tau dong udang hias? ya udang hias yg kecil dan berwarna warni yang beda dengan udang pada umumnya, ada yg merah, kuning, biru, hijau bahkan hitam pekat.

nah udang hias ini akan menambah indah akuarium kita dg warna warni nya tersebut. akan lebih indah jika jumlahnya agak banyak di akuarium kita, karena kalau hanya satu atau dua ekor kurang terlihat keindahannya.




oke biar koleksi udang hias sobat bertambah banyak yuuk kita coba ternakan, mudah looh, simak caranya berikut ini.

Oke, beberapa waktu lalu saya membeli udang hias di marketplace, kenapa beli di sana? karena saya lihat harganya lebih murah di banding saya beli di toko ikan hias di tempat saya, walaupun belum termasuk ongkir tapi kalau di total tetap lebih murah juga, hehehhe...

nah saya beli yang jenis Red Chery itu harganya Rp. 400 perekor, saya beli 50 ekor dulu buat coba-coba. dan ternyata sampai di rumah dengan selamat tanpa ada yg mati satu pun malah di kasih bonus beberapa ekor, hehehe....



saya taruh semuanya di satu akuarium, karena untuk membedakan jantan dan betina agak sulit juga, jadi sebaiknya sobat beli beberapa, dan campurkan saja semuanya di akuarium, nanti mereka akan memilih pasangan sendiri dan memijah, jika sudah memijah maka beberapa hari kemudian akan terlihat induk betina menggendong telur di perutnya.


Nah jika sobat sudah melihat induk betina menggendong telurnya, segera pisahkan udang hias betina itu ke wadah khusus penetasan, dan biarkan menetas sendiri telurnya.

setelah beberapa hari, udang hias betina yang menggendong telur tersebut akan terlihat tidak lagi menggendong telur, alias tidak ada lagi telur di perutnya, sobat silahkan cek ke sekeliling apakah sudah menetas atau belum.

jika sudah melihat anak-anak udang hias kecil-kecil, segera pisahkan udang hias betina nya dan capurkan lagi di akuarium sobat bersama udang hias lainnya, agar bisa memijah dan bertelur lagi.

untuk anak udang hias sobat biarkan saja di wadah tersebut, beri makan setiap hari, kalau saya memberi makan dengan pelet lele yg basah saya hancurkan atau saya sebar kan, tapi jangan terlalu banyak yang bisa membuat air keruh.

begitu seterusnya setiap hari, sobat bisa juga perhatikan keadaan airnya, jika sudah keruh segera ganti tapi ganti saja sebagian, karena udang hias ini rentan dan mudah mati.

setelah beberapa minggu anak udang hias akan besar dan sobat bisa campurkan ke akuarium sobat dengan udang hias lainnya agar bisa memijah juga, demikian seterusnya hingga udang hias sobat menjadi banyak.

nah demikian lah postingan kali ini mengenai bagaimana cara ternak udang hias paling mudah ala newbie, selamat mencoba semoga berhasil.

untuk lebih jelasnya bisa sobat cek video nya di chanel youtube kami,

Tuesday, 4 December 2018

Membesarkan Burayak Ikan Cupang Tanpa Kutu Air

Halo sobat ikan hias, pada postingan kali ini saya ingin berbagi pengalaman saya tentang bagaimana membesarkan burayak ikan cupang tanpa di kasih kutu air.

Oke berdasar pengalaman saya, ketika saya memijahkan ikan cupang, kebetulan saat itu sedang musim hujan dan sering banjir, sehingga di tempat yang biasa saya mencari kutir itu kosong alias tidak ada mungkin karena terbawa banjir, dan saya juga malas mencari karena hujan terus pagi siang malam, hehehe....

akhirnya saya cuma bisa pasrah aja, saya kasih makan aja dg pelet lele. ya saat baru menetas saya belum memberi makan apa pun, karena masih mengandung kuning telur di perut nya, namun di hari ke 3 biasanya kuning telur itu sudah habis dan burayak perlu makan.



saat itu saya hanya memberi pelet lele, yang saya basahi, setelah lembek saya hancurkan dan di sebarkan di tempat burayak dengan merata, begitu seterusnya hampir setiap hari saya berikan pelet lele hancur.

memang hal ini tidak akan membuat burayak jadi 100%, tapi setidaknya ada beberapa burayak yang mampu bertahan hidup, dan jumlahnya cukup lumayan juga sobat, katakanlah sekitar 40% yang berhasil hidup.

setelah terlihat agak besar, pelet tidak lagi saya hancurkan, kadang saya memberi nya hanya 2 hari sekali, kenapa? karena saya lihat di tempat burayak tersebut banyak terdapat telur nyamuk, waw.. lumayan kan ada pakan gratis, hehehe



 jadi saat telur nyamuk itu menetas, langsung di santap oleh burayak tersebut, alam memberi makan gratis, dan inilah yg dinamakan rezeki tiap makhluk sudah di tanggung Yang Maha Kuasa, hehehe...

untuk videonya bisa di cek di link youtube kami, dan silahkan subscribe untuk mendapat info terbaru tentang ikan hias.


Saturday, 4 August 2018

Beternak Ikan Glasfinn si Transparan

halo sobat ikan hias, berjumpa kembali di blog saya, bagaimana dengan  ikan sobat apakah sudah coba mengembangbiakan? mudah-mudahan tambah banyak ya ikan sobat semua.

nah pada kali ini saya ingin berbagi teknik mengembangbiakan ikan glasfin, ikan glasfin banyak di jual di toko ikan hias, karena memiliki ciri khas unik yaitu dengan tubuh yang transparan dan ekor merahnya.

induk Betina



oke langsung saja ya, yuk kita mulai menernakan si glasfinn ini.

pertama sobat siapkan indukan dulu, cara membedakannya induk jantan dan betina bisa mudah kita pillih.

induk jantan memiliki tubuh yang ramping dan memanjang sedangkan induk betina lebih membulat bentuk badannya, lihat contoh gambarnya

induk jantan

nah setelah sudah siap indukan, siapkan tempat nya. bisa berupa aquarium kecil atau sedang, utk coba2 kita main sepasang aja, ga usah partaian besar dulu ya sobat, yg penting bisa dulu, setelah mahir bisa partai besar, hehehe...

nah masukan sepasang indukan tadi ke dalam wadah pemijahan, biarkan saja, beri aerator secukupnya.
besoknya pagi2 coba kita perhatikan, jika indukan jantan mengejar2 betina dan menempelkan perutnya itu berarti sedang memijah, kalau di perhatikan saat induk jantan menempelkan perutnya ke indukan betina kita bisa melihat serpihan telur yang keluar dari indukan betina.

biarkan saja jangan di ganggu, jika sudah selesai memijah, pisahkan indukan tadi dan biarkan telurnya menetas sendiri di wadah pemijahan.

setelah sekitar 3 hari, akan terlihat burayak yg berenang, burayak masih memiliki kuning telur sehngga belum perlu du beri makan. setelah 2 hari baru boleh beri pakan kutu air halus.

nah tinggal sobat beri makan kutu air saja sampai ikan membesar, setelah besar bisa di beri jentik nyamuk.

insya allah mudah kok, selamat mencoba ya