Banner adz

Tips Lengkap Cara Merawat dan Cara Ternak Ikan Pbass Untuk Pemula

 Ikan Pbass atau peacock bass merupakan ikan predator yang cukup banyak penggemarnya, Ikan predator cantik ini adalah ikan endemik asli Amerika Selatan. 

Mereka berkembang secara khusus di sungai Guianas dan lembah Amazon dan Orinoco. Mereka lebih suka tinggal di black water yang hangat dan asam.



Walaupun tergolong ikan predator, ikan pbass masih bisa di pelihara bersama dengan ikan lain yang seukuran atau lebih besar darinya dalam satu tank, sehingga banyak penghobi ikan predator mencampurkan ikan pbas bersama ikan predator lainnya seperti arwana, ikan pari, oscar dan ikan predator lainnya. 

Ciri dari ikan ini adalah memiliki tubuh dengan warna dasar hijau dengan motif bintik atau garis, motif ini yang menjadi perbedaan antar jenis ikan peacock bass.

Baca Juga: Cara Ternak Ikan Arwana Untuk pemula

Ikan pbass merupakan ikan cichlid air tawar besar dari genus Cichla yang tersebar di wilayah Amerika Selatan seperti Suriname, Guyana, Venezuela, Peru hingga Amazon.

di alam aslinya ikan ini memakan ikan yang lebih kecil, serangga dan katak. Ikan ini memakan dengan cara menyambar mangsanya secara utuh, cara makan inilah yang membuat banyak orang menyukai ikan peacock bass.

Ikan pbass tergolong ikan yang rakus, sehingga membuat ikan ini memiliki laju pertumbuhan yang cepat, bahkan beberapa jenis ikan ini dapat tumbuh hingga 1 meter dengan berat mencapai 13 kg. 



karena ikan ini dapat tumbuh besar sehingga di perlukan tempat pemeliharaan yang luas, mereka membutuhkan ruang berenang yang luas untuk hidup berdampingan dengan spesies lain. setidaknya di butuhkan akuarium berukuran 100 x 50 cm dan jangan lupa untuk memberikan tanaman hidup untuk tempat bersembunyi mereka.

Selain itu juga di perlukan filtrasi yang bagus, karena ikan pbass bersifat karnivora dan banyak memakan pakan yang kaya protein, maka akan menghasilkan jumlah limbah yang cukup banyak, bahkan bila perlu menggunakan heater untuk menjaga air tetap hangat agar memberi kenyamanan ekstra bagi Pbass ini.

Untuk pakan nya, sobat bisa memberikan pakan hidup berupa cacing darah beku, serangga seperti jangkrik misalnya, udang maupun ikan kecil.

Untuk memelihara ikan pbass ini, sobat perlu memperhatikan kualitas air, karena  Pbass rentan terhadap kadar oksigen yang rendah dan rentan terhadap beberapa penyakit air tawar.

Baca Juga: Cara Ternak Ikan Maskoki Untuk Pemula

Salah satu penyakit akuarium yang paling umum adalah penyakit swim bladder. Ikan yang terkena mungkin menghadapi kesulitan untuk tetap terendam dalam air. Biasanya, ini disebabkan oleh sembelit atau cedera fisik. Variasi dalam pakan akan sangat membantu untuk mengurangi sembelit. 

Penyakit lain yang secara umum sering menyerang Pbass adalah penyakit Ich. Ich adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit (Ichthyophthirius multifiliis) dan biasanya menular dari satu ikan ke ikan lainnya. Ikan yang terkena parasite ini memiliki bintik-bintik putih pada insang, sirip, dan tubuhnya.  Hal pertama yang harus dilakukan adalah isolasi ikan yang terkenal penyakit Ich, kemudian obati menggunakan methyline blue yang banyak dijual dipasaran.


Ikan Pbass berkembang biak dengan cara bertelur pada musim hangat. Ikan Pbass yang siap bertelur akan mencari daerah luas dengan tekstur dasar yang berpasir. Setelah bertelur ikan Pibass akan merawat anaknya hingga cukup dewasa dan bisa bertahan hidup sendiri. Kadang-kadang mereka akan membuat koloni Pbass baru jika terdapat gen jantan unggul.

Jika sobat tertarik untuk mengembangbiakan ikan pbass maka tak ada salahnya untuk mencoba.

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk beternak ikan Pbass adalah mempersiapkan tempat pemijahan. Kolam atau aqurium berukuran 100 x 50 cm sudah cukup untuk berkembang biak namun semakin luas semakin baik.

Baca Juga: Cara Termudah Membedakan Indukan Jantan dan Betina Ikan Sepat

Selanjutnya adalah memlih indukan. untuk memilih indukan baiknya yang ukurannya mencapai 30 cm. Semakin besar ukuran semakin banyak pula telur yang dihasilkan.

Untuk membedakan indukan jantan dan betina ikan pbass dapat dilihat dari ciri berikut ini

Ciri-ciri ikan Pbas jantan sebagai berikut :

-Bentuk Kepala Kotak

- Perut datar

- Bentuk tubuh agak ramping dan memanjang


Ciri Ciri ikan Pbass betina

- Bentuk kepala agak oval

- Perut oval dan gemuk

- Bentuk tubuh pendak dan melebar


Setelah mendapatkan indukan yang baik, maka sepasang indukan tadi bisa di masukan ke wadah pemijahan yang telah kita siapkan sebelumnya. Tidak ada aturan ketat dalam menaruh ikan, boleh betina lebih dahulu atau jantan juga tidak masalah.

Baca Juga: Cara Mudah Ternak ikan Kepala Timah/golden panchax

Namun perlu sobat perhatikan apakah kedua indukan ini langsung jodoh atau tidak, jika indukan belum berjodoh dan terlihat saling serang atau berkejaran maka baiknya pisahkan terlebih dahulu dan bisa di coba kembali beberapa hari kemudian.

Indukan yang sudah berjodoh akan aman saja dan akan segera bertelur beberapa hari kemudian, proses pemijahan ikan pbass sama seperti ikan louhan, yaitu ikan betina akan mengeluarkan telur pada dasar atau menempelkan nya di media seperti batu atau keramik yang di sediakan, kemudian indukan jantan bergantian membuahi.

Setelah bertelur, kedua indukan bisa dipisahkan dari telur, dan telur akan menetas sekitar 2 atau 3 hari. usahakan selama proses penetasan ini kondisi air harus bagus agar tidak ada jamur yang tumbuh di telur.




Setelah menetas, anak ikan pbas belum perlu di beri pakan karena masih mengandung kuning telur sebagai cadangan makanan, Burayak Pbass akan mulai makan ketika kuning telurnya sudah hilang. Pakan yang cocok adalah kutu air halus dan artemia. 

Pada usia 3 sampai 4 minggu Anakan Pbass sudah bisa diberi maka cacing sutera dan jentik nyamuk

nah demikianlah tadi tips cara merawat dan cara ternak ikan pbass, semoga informasi tadi bisa bermanfaat.

0 Response to "Tips Lengkap Cara Merawat dan Cara Ternak Ikan Pbass Untuk Pemula"

Posting Komentar

Advertisement