Banner adz

Cara Mudah Kultur (Ternak) Kutu Air (Kutir)

Halo Sobat ikan hias apa kabar? sudah mencoba tips-tis dari kami untuk mengembangbiakan ikan sobat?
nah untuk sobat yang biasa menernakan ikan hiasnya, tentunya sangat butuh dengan kutu air (kutir) sebagai pakan anakan ikannya kan?

sebenarnya kutu air itu mudah di dapat, namun di musim-musim tertentu sangat sulit di dapatkan, sehingga sobat harus membelinya di toko ikan hias.

nah pada kesempatan ini saya akan berbagi tips bagaimana cara mengkultur kutu air agar sobat tidak lagi kesulitan dalam mencari sumber pakan utama bagi anak ikan sobat ini.

Untuk sobat yang belum tau kutu air yuk kenalan dulu :)
Kutu air adalah sebutan awam bagi makhluk kecil penghuni air sejenis udang-udangan. Jenis kutu air meliputi Daphnia (paling umum), Cyclops, Bosmina, dan Diaptomus. Kutu air berukuran panjang kurang dari setengah milimeter dan pakannya adalah berbagai fitoplankton dan juga sisa-sisa makanan hewan lainnya (detritus).

sebenarnya hewan ini mudah di temukan, biasanya di selokan yang airnya menggenang, terlihat berwarna merah saat menggerombol, sebaiknya untuk mencarinya di pagi hari, karena saat pagi mereka akan naik ke permukaan, jika sudah siang dikit mereka akan turun ke dasar.



nah untuk menernakannya ada berbagai macam cara, silahkan sobat pilih mana yang menurut sobat mudah.

Cara pertama (kotoran dan ampas kelapa)
Sebelum melakukan pengkulturan kita harus menyiapkan bahan serta alat yang akan kita gunakan dalam pengkulturan kutu air, meliputi:

Baca Juga: Cara Kultur Microworm Paling Mudah


Bak atau ember plastik yang berukuran lebar
Pupuk sebagai pakan kutu air (kotoran ayam/kambing dan ampas parutan kelapa)
Aerator untuk menjaga kandungan oksigen terlarut dalam air
Bibit kutu air sebanyak dua gelas
Kemudian dari apa yang kita siapkan tersebut kita mulai melakukan pengkulturan:

Isi bak atau ember dengan air secukupnya. Patut diketahui bahwa agar diperoleh kutu air diperlukan media dengan penampang yang lebar bukan tinggi, ingat ya... yang lebar looh bukan tinggi, karena agar mendapat hasil maksimal.

Lakukan pemupukan dasar dengan cara menebarkan kotoran ayam. Biarkan selama beberapa hari sampai warna air mulai menghijau pertanda alga mulai tumbuh.

Letakkan media di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung atau gunakan penutup seperti triplek atau seng.

Masukkan starter kutu air dan berikan aerasi dengan kekuatan udara yang kecil. Tunggu sampai satu pekan maka anda akan puas dengan hasilkerja keras anda.

Untuk menjaga kuantitas maka dilakukan pemupukan rutin setiap dua pekan dengan mencampurkan kotoran dengan ampas kelapa. Peras dengan kain hingga mengeluarkan air sebagai pakan kutu air.


Cara kedua (susu)
Sebenarnya cara hampir sama hanya saja menggunakan media yang berbeda. Sebelum melakukan pengkulturan kita harus menyiapkan bahan serta alat yang akan kita gunakan dalam pengkulturan kutu air, meliputi:

Bak atau ember plastik yang berukuran lebar
Aerator untuk menjaga kandungan oksigen terlarut dalam air
Bibit kutu air sebanyak dua gelas
Susu bubuk dan teh sebagai pakan kutuair

Baca Juga: Cara Ampuh Mengobati Penyakit Sisik nanas Pada Ikan Cupang


Kemudian dari apa yang kita siapkan tersebut kita mulai melakukan pengkulturan:
Isi bak atau ember dengan air secukupnya. Patut diketahui bahwa agar diperoleh kutu air diperlukan media dengan penampang yang lebar bukan tinggi.

Lakukan pemupukan dasar dengan cara menebarkan susu bubuk sebanyak satu sendok dan segelas seduahan teh untuk satu ember besar. Biarkan selama beberapa hari sampai warna air mulai berubah kecoklatan pertanda alga mulai tumbuh.

Letakkan media di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung atau gunakan penutup seperti triplek atau seng.
Masukkan starter kutu air dan berikan aerasi dengan kekuatan udara yang kecil. Tunggu sampai satu pekan maka anda akan puas dengan hasilkerja keras anda.

Untuk menjaga kuantitas maka dilakukan pemberian pakan secara rutin tiap minggu dengan menaburkan sesendok susu bubuk.


Cara ketiga (air comberan)
Cara yang terakhir yang saya tawarkan cukup mudah. Ambil air selokan alias comberan semau anda. Usahakan angkat bersama lumpurnya. Masukkan ke dalam bak dan tuang starter kutu air ke dalamnya. Diamkan beberapa hari dan lihat hasilnya.

nah dari ketiga cara tersebut silahkan sobat pilih mana yang menurut sobat mudah, atau mungkin sobat bisa coba-coba mencari cara lain yang termudah dan bisa mendapat hasil maksimal silahkan saja dan boleh lah share dengan kami :)
oke Silahkan mencobanya dan semoga berhasil…

0 Response to "Cara Mudah Kultur (Ternak) Kutu Air (Kutir)"

Posting Komentar

Advertisement