Banner adz

13 Jenis Ikan Hias Yang Bisa Di Campur

Kita mengenal banyak jenis ikan hias, dari sekian banyak ikan hias, masing masing memiliki karakter dan sifat yang berbeda.
Ada jenis ikan hias predator, ada yang bersifat teritorial, juga ada yang bersifat pendamai dan bisa di campur dengan jenis ikan hias lainnya.

Nah kali ini kita akan bahas jenis jenis ikan hias air tawar yang bisa di campurkan dengan ikan hias lainnya.

Untuk mencampur ikan hias dengan ikan hias lainnya tentunya tidak sembarangan bisa kita lakukan, kita harus terlebih dahulu memahami karakter dari ikan yang akan kita campur tersebut.

Ikan predator tentunya tidak bisa di campur dengan ikan hias yang pendamai, karena bisa jadi malah akan di mangsa oleh ikan predator tersebut.

nah inilah jenis jenis ikan hias yang bisa di campur dengan ikan hias lainnya versi ikan hias mania.

1. Ikan Corydoras

 Ikan corydoras atau banyak orang menyebut nya ikan tikus, dikarenakan tingkah lakunya dan moncong mulutnya yang seperti tikus mengendus ngendus saat mencari makan.



Ikan corydoras berasal dari Amerika selatan, Ikan corydoras kini memiliki banyak sekali jenis nya, Dalam penelitian terakhir, dijelaskan bahwa terdapat 120 spesies ikan Corydoras, namun hanya beberapa spesies yang sudah di budidayakan.

 Ikan corydoras merupakan golongan ikan omnivora dan bersifat bottom feeder (pemakan biota dasar), ia memakan sisa-sisa pelet di dasar aquarium, atau sesekali memakan alga.

Tentunya ikan corydoras sangat aman di campurkan dengan ikan hias lainnya yang lebih kecil ukurannya.


2. Ikan Guppy



Ikan Guppy atau lebih di kenal dengan ikan seribu, adalah salah satu spesies ikan hias air tawar yang paling populer di dunia. 

Ikan guppy banyak di pelihara Karena mudahnya ikan ini menyesuaikan diri dan beranak-pinak, di banyak tempat di Indonesia ikan ini telah menjadi ikan liar yang memenuhi parit-parit dan selokan.

Ikan guppy merupakan ikan omnivora, ia biasa memakan serangga kecil, jentik nyamuk, daphnia dan pelet.

sehingga ikan ini aman untuk di campurkan dengan ikan lain yang pendamai tentunya.


3. Ikan Maskoki

 Ikan maskoki merupakan ikan hias yang banyak penggemarnya, dikarenakan bentuknya dan cara berenang nya yang unik berbeda dengan ikan lain pada umumnya.



Ikan maskoki memiliki ciri khas bentuk tubuh yang bulat dan ekor yang lebar kesamping dan bergerak sangat lambat di banding ikan lainnya.

Ikan maskoki merupakan ikan pemakan segala, ia biasa memakan ganggang, jentik nyamuk, daphnia dan pelet ikan.

jarang sekali ditemukan ikan maskoki memangsa atau mengganggu ikan hias lainnya, justru yang sering di temukan adalah ikan maskoki ini menjadi sasaran empuk gigitan ikan lain terutama di bagian sirip dan ekor.


4. Ikan Molly

ikan molly termasuk ke dalam genus Poecilia. ikan ini memiliki banyak jenis.



sama seperti ikan guppy, ikan ini juga mudah beradaptasi dan berkembang biak, sehingga banyak di pelihara para pecinta ikan hias.

Ikan molly bisa di pelihara bersama ikan lainnya di dalam aquarium, karena ikan molly termasuk ikan pendamai.


5. Ikan Neon Tetra



Ikan neon tetra merupakan ikan hias yang cukup indah karena memiliki perpaduan warna biru dan merah yang mencolok.

habitat asli ikan neon tetra adalah di sungai blackwater atau clearwater di tenggara Kolombia, Peru timur, dan Brasil barat,

Ikan neon tetra merupakan ikan omnivora, dan sering terlihat bergerombol dengan sesama ikan neon tetra lainnya.

untuk itu baiknya peliharalah ikan neon tetra ini dalam jumlah banyak agar terlihat efek bergerombolnya di akuarium sobat.


6. Ikan cardinal tetra

Ikan cardinal tetra adalah ikan air tawar dari famili Characidae, kardinal tetra memiliki karakteristik garis biru warna- warni yang mencolok dengan tubuh di bawah garis ini berwarna merah cerah.



ikan cardinal sangat mirip dengan ikan neon tetra, ikan cardinal tetra juga merupakan ikan omnivora, dan ikan pendamai, sehingga bisa di gabungkan dengan ikan hias lainnya dalam aquarium.


7. Ikan Rainbow

Ikan rainbow memiliki banyak jenis dengan beragam warna. dari sekian banyak jenis ikan rainbow, beberapa merupakan ikan asli Indonesia.



Ikan rainbow yang biasa kita kenal antara lain, Rainbow Merah, rainbow peacock, rainbow bosmani, dan iriatherina.

Masuk dalam keluarga Melanotaenia, merupakan ikan yang tergolong pendamai, sehingga bisa di satukan bersama ikan lainnya.


8. Ikan Discus

Ikan discus atau symphysodon adalah ikan  asli lembah sungai Amazon di Amerika Selatan. Karena bentuk, perilaku, dan warna serta polanya yang khas dan indah, ikan discus populer sebagai ikan akuarium air tawar.



Ikan discus memiliki bentuk tubuh pipih dan warna beragam yang sangat indah, serta gerakan yang anggun, sehingga banyak penghobi menyukai ikan discus ini.

Ikan ini tidak agresive, sangat tenang dan bisa di campurkan dengan ikan lainnya.


9. Ikan Sapu-sapu

Ikan sapu sapu atau ikan pleco adalah sekelompok ikan air tawar yang berasal dari Amerika Selatan yang termasuk dalam famili Loricariidae.



ikan ini memakan alga atau lumut, sehingga biasa di jadikan ikan pembersih pada setiap akuarium.

Ikan sapu sapu ini terbukti dapat membasmi alga atau lumut di aquarium, namun terkadang suka merusak tanaman di aquascape.

Namun demikian ikan sapu sapu ini aman jika di campurkan dengan ikan lain dalam aquarium.


10. Ikan Botia



Ikan botia berasal dari perairan dalam di Indonesia di pulau Sumatra dan Kalimantan. ikan ini merupakan ikan omnivora, biasa memakan cacing, krustasea dan tanaman air berdaun lunak.

Ikan botia merupakan ikan pemalu, mereka biasa bersembunyi di balik bebatuan dan lumpur, jarang sekali menyerang ikan lainnya, sehingga ikan botia ini aman jika di gabungkan dengan ikan hias lainnya.


11. Ikan Kuhliloach



Ikan kuhliloach merupakan ikan yang unik karena bentuk tubuhnya menyerupai ular. Ikan ini berasal dari Asia Tenggara dari aliran sungai Kalimantan, Jawa, Malaysia Barat, Singapura, Sumatra dan Thailand.

Ikan kuhliloach merupakan ikan nocturnal atau ikan yang mencari makan pada malam hari. 

meskipun bentuk nya menyeramkan, ikan ini bukan lah ikan yang agresiv dan suka memangsa ikan lain, sehingga ikan kuhli loach bisa di satukan bersama ikan lainnya.


12. Ikan Sepat

Ikan sepat merupakan ikan yang biasa di temui di perairan indonesia, di sawah atau rawa. dikenal sebagai ikan konsumsi di beberapa wilayah di Indonesia.



Namun beberapa jenis memiliki corak warna yang indah, antara lain sepat biru, sepat mutiara dan sepat siam, sehingga beberapa jenis sepat yang indah ini di jadikan ikan hias pada akuarium.

Ikan sepat memakan serangga, jentik nyamuk dan hewan kecil lainnya. ikan sepat masih bisa di gabungkan dengan ikan lainnya yang seukuran dengan nya, dan jarang sekali mengganggu ikan lain.


13. Ikan Zebra Danio

Ikan zebra danio adalah salah satu spesies ikan bermarga Danio dari keluarga siprinide.


 

Dinamakan ikan zebra karena didasari oleh adanya garis-garis pigmen horizontal pada tubuh ikan zebra yang menyerupai garis-garis pada tubuh zebra. 

Ikan zebra merupakan ikan omnivora, dan perenang cepat, yang bergerak sangat cepat dalam akuarium. 

Ikan ini pendamai dan bisa di gabungkan dengan ikan hias lainnya. 




Nah demikianlah tadi jenis jenis ikan hias yang bisa di campurkan bersama ikan lainnya versi ikan hias mania.

Jika sobat memiliki pengetahuan lain tentang ikan apa saja yang bisa di campur di luar dari yang kami sebutkan di atas, silahkan bisa berbagi di kolom komentar.








0 Response to "13 Jenis Ikan Hias Yang Bisa Di Campur"

Posting Komentar

Advertisement