Banner adz

Merawat Dan Mengawinkan Ikan Red Fin Shark

 Ikan ini memiliki bentuk tubuh seperti ikan hiu, dan namanya pun ada embel embel hiu nya, 

meski bentuk tubuh dan namanya ada embel-embel “shark” atau hiu, bukan berarti ia termasuk golongan ikan hiu. Bahkan famili nya cenderung ke Cyprinidae seperti ikan Carp. Nah seperti apa sih seluk-beluk dari ikan ini? Penasaran? Yuk simak artikel berikut ini. 

 kali ini kita mau bahas mengenai ikan hias yang memiliki bentuk unik seperti ikan hiu. Namanya red fin shark. 

Mau tau seperti apa ikan red fin shark ini? Yuk langsung aja kita bahas. 



Ikan red fin shark memiliki bentuk tubuh hitam memanjang dan moncongnya runcing. Lalu yang bikin khas adalah ikan Redfin Shark ini punya sirip yang berwarna merah hingga oranye-merah, bentuk sirip nya ini memang sekilas menyerupai ikan hiu untuk itulah ia di beri nama red fin shark. 

Ikan ini merupakan ikan yang aktiv berenang menjelajah seluruh akuarium. 

Namun ikan ini senang sekali bersembunyi, jadi sobat perlu menambahkan batu batuan yang di susun menyerupai goa untuk tempat bersembunyi ikan ini. 

Ikan redfin shark jika di pelihara dengan baik dapat tumbuh hingga mencapai ukuran 12 cm dan dapat bertahan hidup hingga usia 6 tahun. 

Sobat tak perlu khawatir mengenai makanan ikan ini, mereka pada dasarnya memakan alga pada akuarium, namun sobat bisa juga memberi mereka pakan lain seperti cacing sutera, jentik nyamuk, cacing beku bahkan pelet. 

di habitat aslinya ikan ini hidup di aliran sungai yang berpasir dan suka bermain diantara batang kayu ataupun dedaunan jadi ikan ini sangat cocok untuk di tempatkan di aquarium yang ada tumbuhannya. 

Ikan red fin shark ini memang bisa hidup damai bersama ikan lain, namun perlu sobat ketahui, ikan ini bersifat semi agresif. 

Saat masih kecil memang ikan ini aman saja di campur dengan ikan hias lain yang kecil kecil, namun saat dewasa, ikan red fin shark mulai agak agresif dan bersifat teritorial, 

Pada beberapa kasus, seringkali terlihat ikan ini menyerang dan mengejar ngejar ikan lain sampai mati. 

Jadi sebaiknya jangan campurkan ikan ini dengan ikan hias yang lebih kecil ukurannya dan dengan ikan yang bergerak lambat seperti ikan  guppy, maskoki, molly, neon Tetra dan juga udang hias. Bahkan terhadap sesama jenisnya pun ikan ini sangat agresif, seringkali ikan redfin shark yang dominan akan menguasai dan mengintimidasi ikan redfin shark lain dengan mengejar ngejar nya hingga melukai ikan red fin shark lain. 

Namun ikan ini masih bisa sobat campurkan dengan ikan lain seprti seeprti black skirt tetra, sapu sapu, corydoras, zebra danio, rainbow dan juga barbir. 


Ikan ini juga ada yang versi albino, dengan tubuh putih dan siirip tetap berwarna merah, tentunya akan membuat akuarium sobat bertambah cantik. 


Ikan ini berkembang biak dengan cara bertelur. 

Jika sobat ingin mencoba menernakan ikan ini, sepertinya masih agak sulit. 

Para peternak kebanyakan masih menggunakan suntikan hormon untuk membudidayakan ikan ini. 

Namun tak ada salahnya sobat coba pemijahan secara alami. 

Untuk membedakan ikan red fin shark jantan dan betina dapat dilihat dari bentuk tubuhnya. Ikan jantan cenderung memiliki bentuk tubuh yang ramping, sedangkan ikan betina memiliki bentuk tubuh agak membulat di bagian perut. 


Biasanya setelah di lakukan penyuntikan, ikan red fin shark akan bertelur, dan jika sudah terlihat telur maka indukan akan di pisahkan dari telurnya. 

Telur ikan red fin shark akan menetas setelah 24 jam. 

Burayak yang baru menetas belum perlu di beri pakan, baru setelah sekitar 2-3 hari mereka mulai mencari makan. Sobat bisa memberi pakan halus berupa artemia atau kutu air halus. 


Nah itulah tadi pembahasan kita mengenai ikan red fin shark. 

Apakah sobat tertarik memeliharanya? 



0 Response to "Merawat Dan Mengawinkan Ikan Red Fin Shark"

Posting Komentar

Advertisement